4 Rumus ini wajib kalian inget terus menerus kalau kalian ingin menjadi seorang trader terutama day trader !!

1. Rumus Pertama : Trading tanpa strategi = Judi

Kalau kamu trading tanpa trading plan maka = kamu berjudi. Kamu ga tau kapan akan sampai tujuan, kamu juga gatau kapan harus berhenti, dan akibatnya kamu ga akan pernah sampai pada tujuan kamu.

2. Rumus Kedua: Trading + strategi = Persiapan

Trading dengan strategi artinya kamu sudah tau arah tujuan kamu mau kemana dan dengan kendaraan apa yang cepat mencapai tujuan kamu. Kamu akan berusaha mencapai tujuan tersebut dengan seoptimal mungkin dan jalur yang lebih express

3. Rumus Ketiga: Trading + strategi + risk management = Tujuan yang jelas

Kamu udah punya petanya, udah siap juga untuk nyasar dan punya backup plan, next stepnya adalah kamu bawa ban serep, stock makanan dan juga minuman. Tujuannya adalah supaya incase ada sesuatu hal yang buruk terjadi, kita sudah siap dan punya tujuan yang jelas. Aman secara tujuan dan siap 100%.

4. Rumus Keempat: Trading + strategi + risk management + Disiplin = Cuan Konsisten

Setelah punya trading plan, metode, dan punya cara untuk menjaga modal, tugas kamu yang terakhir adalah menjalankan dengan disiplin. Tidak mengganti-ganti metode, fokus evaluasi yang ada. Nah, disitulah cuan konsisten terbentuk. Semua itu berawal dari step by step rumus pertama hingga rumus keempat.

Nah, kalau kalian mau belajar day trading dengan sangat detil. Kalian wajib banget ikutan webinar day trading masterclass sih. Kelas day trading ini super complete, bakal ngajarin kalian berbagai metode yang dilengkapi screener buat cuan tentunya sudah di backtest screener tadi !! Buruan join sekarang !!
1. Dapet screener
2. Dapet metode
3. Dapet komunitas aktif

GasπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

 

Day Trading dengan modal kecil itu enak banget !! Kamu punya fleksibilitas dalam bergerak membeli ataupun menual saham, sehingga portfolio kamu bisa lebih cepat bertumbuh. Terus gimana tips and trick day trading dengan modal kecil tadi bisa bertumbuh dengan lebih cepat? lANGSUNG GAS BACA ARTIKEL INI SAMPAI HABIS !!

  1. DisiplinDengan modal awal yang kecil, tugas kalian yang pertama adalah disiplin dulu menjaga modal yang ada. GUNAKAN SEGALA EFFORT KALIAN untuk menjaga modal tersebut agar tidak ludes nyangkut. Setelah modalnya aman, maka tugas kalian yang selanjutnya adalah disiplin juga dalam take profit. INGET !! day trading itu prinsipnya adalah cuan-cuan kecil yang dikumpulkan secara konsisten. Jackpot itu hanya bonus !!
  2. Fraksi Harga KecilNah tugas kalian yang selanjutnya adalah mencari saham dengan fraksi harga yang kecil. Kenapa? karena saham dengan harga yang kecil itu membuat kalian lebih mudah mendapatkan cuan. Bayangin, ada 2 saham, saham A punya harga Rp 100, saham B punya harga Rp 1000.Β Saham A akan lebih mudah mendapatkan cuan 1% karena jika harganya naik dari Rp 100 ke Rp 101 sudah terhitung 1%, beda dengan harga saham Rp 1000 yang butuh naik ke Rp 1010 untuk mendapatkan 1%
  3. Metode

Setetelah mengetahui 2 hal tadi, langkah selanjutnya adalah kalian menggunakan metode yang tepat untuk day trading. Nah, ga semua metode itu bisa dipake dalam day trading, adaΒ  Β metode yang jalannya lama, ada metode yang winratenya kecil, ada juga metode yang winning, punya winrate tinggi dan bantuin kamu cuan luber.

 

Nah, kalau kalian mau belajar day trading dengan sangat detil. Kalian wajib banget ikutan webinar day trading masterclass sih. Kelas day trading ini super complete, bakal ngajarin kalian berbagai metode yang dilengkapi screener buat cuan tentunya sudah di backtest screener tadi !! Buruan join sekarang !!
1. Dapet screener
2. Dapet metode
3. Dapet komunitas aktif

GasπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

Ross Cameron adalah salah satu trader yang paling dikenal dalam dunia day trading. Ia adalah pendiri Warrior Trading, sebuah komunitas yang telah membantu ribuan orang mempelajari cara trading dengan lebih baik. Namun, kesuksesan yang ia raih saat ini tidak datang dengan mudah. Kisahnya penuh dengan tantangan, kegagalan, dan akhirnya, pencapaian besar.

Awal Perjalanan: Dari Kegagalan Finansial

Ross Cameron tidak langsung sukses dalam dunia trading. Awalnya, ia mengalami berbagai hambatan, termasuk kehilangan sebagian besar modalnya akibat keputusan yang kurang tepat.

Kesalahan terbesar yang ia buat sebagai pemula adalah overtrading, yaitu melakukan terlalu banyak transaksi dalam sehari tanpa strategi yang jelas. Selain itu, ia juga tidak memiliki manajemen risiko yang baik, yang akhirnya membuatnya kehilangan sebagian besar modal awalnya.

Namun, alih-alih menyerah, Ross mulai mengevaluasi kesalahannya. Ia memutuskan untuk memahami pola harga dengan lebih dalam dan mencari metode trading yang lebih stabil dan menguntungkan.

Titik Balik: Mengembangkan Strategi yang Konsisten

Setelah mengalami berbagai kegagalan, Ross mulai mengembangkan strategi trading yang lebih disiplin. Salah satu teknik yang ia gunakan adalah momentum trading, di mana ia mencari saham yang memiliki pergerakan harga cepat dan volume tinggi dalam satu hari.

Strateginya terdiri dari:

Dengan menerapkan strategi ini, Ross Cameron mulai menghasilkan keuntungan yang stabil. Dalam beberapa tahun, ia berhasil mengubah modal kecilnya menjadi jutaan dolar.

Membangun Warrior Trading: Membantu Trader Lain Sukses

Setelah meraih kesuksesan dalam day trading, Ross Cameron memutuskan untuk berbagi pengalamannya dengan trader lain. Ia mendirikan Warrior Trading, sebuah platform edukasi yang menawarkan pelatihan dan bimbingan bagi mereka yang ingin sukses dalam dunia day trading.

Melalui Warrior Trading, ia mengajarkan:

Saat ini, komunitas Warrior Trading telah berkembang pesat dan membantu ribuan trader dari berbagai belahan dunia.

Rahasia Sukses Ross Cameron

Dari kisahnya, ada beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil:

  1. Belajar dari Kegagalan – Jangan takut gagal, tetapi gunakan kegagalan sebagai pengalaman untuk berkembang.
  2. Miliki Strategi yang Jelas – Jangan asal masuk pasar tanpa rencana yang matang.
  3. Manajemen Risiko Itu Penting – Selalu gunakan stop loss untuk menghindari kerugian besar.
  4. Disiplin dan Konsistensi – Trader yang sukses bukan yang selalu benar, tetapi yang disiplin dalam menerapkan strateginya.
  5. Terus Belajar dan Beradaptasi – Pasar terus berubah, dan trader harus siap beradaptasi dengan kondisi yang baru.

Kesimpulan

Ross Cameron adalah contoh nyata bahwa kesuksesan dalam day trading tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, dan kesabaran untuk bisa mencapai hasil yang diinginkan. Dari kegagalan hingga menjadi salah satu trader sukses, kisahnya memberikan inspirasi bagi siapa saja yang ingin menekuni dunia trading.

Apakah Anda siap mengikuti jejaknya? Pastikan Anda belajar dengan tekun dan memiliki strategi yang jelas sebelum terjun ke dunia day trading!

 

Buat kalian-kalian yang masih pemula dalam day trading, kalian wajib baca konten ini sih. Karena ini adalah guidance day trading bagi pemula. Guidance ini bisa kalian simpen untuk dipelajari nanti

Pengertian Day Trading

Day trading adalah strategi trading di mana seorang trader membeli dan menjual aset dalam satu hari perdagangan yang sama. Tujuan utama day trader adalah mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga dalam jangka pendek. Inti utama dari day Trading adalah

  1. Memastikan penurunan sahamnya sudah mau beres
  2. Memastikan saham yang naik besoknya lanjut naik dari sisi flownya

Metode Day Trading

Dalam Day Trading sendiri, ada 2 metode yang umumnya digunakan

  1. BPJS (Beli pagi jual siang) > beli saham ketika pre-opening, jual ketika siang hari atau menjelang closing
  2. BSJP (Beli sore jual pagi) > beli saham ketika pre-closing, jual ketika pagi hari (estimasi pukul 9-10)

Prinsip Utama Day Trading:

  1. Trading Jangka Pendek: Maksimal 2 hari bursa
  2. Analisis Teknikal: Menggunakan grafik harga, indikator, dan pola candlestick, inflow dan juga volume
  3. Lebih mudah dicari : Saham untuk day trading lebih mudah dicari karena jumlahnya lebih banyak daripada saham untuk swing dan trend following setiap harinya
  4. Faster Moving Capital : Modal kita akan lebih cepet moving , jadi modal kita ga sangkut di 1 saham terlalu lama

Kelebihan dan Kekurangan Day Trading

Kelebihan:

βœ… Potensi Keuntungan Cepat – Realisasi Profit bisa dilakukan dengan lebih cepat

βœ… Faster Moving Capital – Kita ga rugi uang dan waktu secara bersamaan

βœ… Kemudahan Compounding - Lebih cepat untuk compounding modal kita

Kelemahan:

❌ Risiko Kerugian Tinggi - Karena saham yang ditradingkan akan volatil, maka risiko kerugiannya juga akan tinggi

❌ Greedy sangat berbahaya - Kalau kita terlalu greedy, yang ada kita malah stoploss terus menerus

❌ Stres psikologis setiap hari - Setiap hari kita akan bertempur melawan psikologis kehilangan uang atau mendapatkan uang. Cuan yang diperoleh hari ini bisa saja hilang besok , atau, bisa saja besok mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Nah, kalau kalian mau belajar day trading dengan sangat detil. Kalian wajib banget ikutan webinar day trading masterclass sih. Kelas day trading ini super complete, bakal ngajarin kalian berbagai metode yang dilengkapi screener buat cuan tentunya sudah di backtest screener tadi !! Buruan join sekarang !!
1. Dapet screener
2. Dapet metode
3. Dapet komunitas aktif

GasπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

Buat kalian-kalian yang ngerasa trading itu susah dan bikin cepet bangkrut, kalian bisa pake cara ini sih.

Cara paling simple supaya kalian bisa survive di market, bukan dengan metode trading, tapi dengan money management. yes, kemampuan mengelola risiko itu penting banget buat kalian gunakan untuk bisa survive di market.

Terus caranya gimana?

1. Hitung berapa nominal yang kalian sanggup hilang per sekali trading
2. Konversi angka tadi ke total portfolio saham kalian

Angka tadi akan menjadi risk per trade kalian per sekali trading. anggep lah sanggup hilang 1 juta per sekali trading, modal trading 100juta, artinya kalian butuh 100x loss dari trading berturut2 baru itu modal habis total. Mungkin ga kayak gitu? sesial2nya orang keknya gamungkin sih 100x loss berturut2, pasti ada untungnya bener gak?

Next stepnya adalah kalian hitung position sizing pake rumus dibawah :

"JUMLAH LOT = NOMINAL KERUGIAN / (ENTRY PRICE - STOP LOSS PRICE) / 100"

Misalnya nominal kerugian = 1 juta
entry price 1000
stoploss price 950

maka jumlah lot = 1 juta / (1000-950) / 100 = 200lot

artinya kalian entry saham tadi dengan jumlah maksimal 200 lot, ga boleh lebih. Dengan cara tadi, bisa gw jamin, kalian akan trading tanpa kebangkrutan.

Nah, kalau kalian mau belajar day trading dengan sangat detil. Kalian wajib banget ikutan webinar day trading masterclass sih. Kelas day trading ini super complete, bakal ngajarin kalian berbagai metode yang dilengkapi screener buat cuan tentunya sudah di backtest screener tadi !! Buruan join sekarang !!
1. Dapet screener
2. Dapet metode
3. Dapet komunitas aktif

GasπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

Inflow inflow dan inflow. Dalam trading, menurut gw inflow itu penting banget. apa itu inflow? inflow artinya pembelian yang dilakukan dalam jumlah besar dan pembelian tersebut menetap. inflow ini berguna banget supaya kita tau bahwa saham tersebut masih ada potensi untuk naik atau engga. kalau suatu saham isinya outflow (market maker jualan) ngapain kita lirik. bener gak?

saham yang kita lirik idealnya adalah saham yang inflownya besar dan belum jalan, atau saham yang masih ada outflow tapi uda mau beres outflownya. Terus gimana cara taunya saham itu masih ada inflow?

1.⁠ ⁠Broker Summary

Cek bagian broker summary nya, kalau memang ada inflow pasti akan keliatan dari sisi big volume + big candle + big broksum accumulation. hintnya adalah bisa ditarik broksumnya dari candel dengan volume besar.

2.⁠ ⁠VPA (volume price action)

Ketika memang benar saham tersebut ada inflow, biasanya setelah breakout , koreksi yang terjadi itu low volume. harga naiik volume besar, harga turun volume kecil.

3.⁠ ⁠Indikator

Tau ga ? ada indikator lain yang bisa menandakan inflow tersebut loh. untuk lebih detilnya gw ajarin di webinar day trading masterclass tanggal 6 Juli mendatang. Bisa klik link berikut πŸ‘‡

LP Day Trading Webinar (Masterclass)

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

Kelas day trading ini bakal ngajarin kalian jadi seorang day trader yang handal yang mampu trading pada berbagai kondisi market !! dapet apa aja?

  1. Screener
  2. Sesi Live Trade cari jajan sore bareng
  3. Metode yang sudah paten !! GAS JOIN !!

Mimin pernah baca suatu artikel, artikelnya bagus dan menurut mimin masuk akal. isinya adalah soal level-level seorang trader. jadi di artikel itu bilang, perjalanan menjadi seorang trader itu dimulai dari 3 level ini, dan gradually naik kalau kalian mau terus belajar. apa aja kira-kira?

Level 1 > Trader Newbie

Trader ini akan menggunakan banyak banget indikator dalam melakukan keputusan tradingnya. tapi problem muncul ketika semua indikator yang digunakan tadi arahnya kontradiktif, beda-beda. akhirnya malah gajadi beli sahamnya

Level 2 > Trader Berpengalaman

Trader ini hanya menggunakan maksimal 2 indikator aja dalam trading. indikator tersebut tidak berfungsi sebagai satu-satunya keputusan trading. tapi hanya alat bantu price action aja. biasanya trader ini uda paham cara mana yang bisa buat dia cuan konsisten.

Level 3 > Trader Expert

Trader expert justru analisanya makin simple. bahkan sering dari mereka tidak menggunakan indikator sama sekali. opsinya ada 2 dsini, either dia kreator indikator pribadi atau trading tanpa indikator (naked trader). trader di level ini bener2 mateng banget, sabar dan ga peduli dengan rumput tetangga

Nah, pertanyaannya, kalian sekarang ada di level berapa??

anyway masih ada 1 last seat buat kalian yang mau belajar day trading lebih detil.Β  Kelas day trading ini bakal jadi satu-satunya kelas yang ngasih SCREENER !!Buruan join deh !!πŸ‘‡πŸ‘‡
https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

Pernah gak si kalian ngalamin kasus seperti tadi? sahamnya naik dikit pengen buru-buru jualan, giliran turun ditahan terus berharap sahamnya naik lagi dan berujung rugi dalem. pernah ngalamin?

Menurut koko, problem itu muncul karena 2 hal :

1. Position Sizing terlalu besar

Kalian masuk dengan nominal yang gede banget. Akhirnya cuan berapapun itu (1-2%) lumayan banget buat otak kalian. terbiasa liat reward kecil secara % ini secara ga langsung bahaya loh. kenapa? karena kalau nanti rugi, kalian pun ga sanggup untuk cutloss

2. Kerugian yang terjadi terus menerus

Keseringan cutloss. Cutloss terus akhrnya kena mental. Cape rugi, akhirnya keuntungan berapapun itu dinikmatin, tapi , giliran rugi lagi, denial gamau cutloss.

terus solusinya gimana ko?

1. Reduce posisi

Ini paling simple sih. kurangin aj porsi entry kalian. sampe kapan? sampe kalian ngerasa untung yaudah, rugi yaudah. itulah porsi ideal. dengan seperti itu kalian akan patuh dengan trading plan.

2. Cuti Trading

Kalau cutloss teruss emangnya ga cape? cape lahh, modal tergerus, mental juga kena. solusinya ya simple sih, cuti trading dulu sampai mental kita membaik.

trading itu erat kaitannya dengan psikologis, kalau psikologis kalian ga tenang, result trading kalian fix hancur. Nah, buat kalian yaang mau belajar trading dengan metode yang tepat sehingga psikologisnya lebih aman, kalian wajib join webinar day trading masterclass sih . Webinar ini bakal ngajarin kalian supaya bisa cuan konsisten !!

 

buat yang mau daftar monggo bisa klik link dibawahπŸ‘‡πŸ‘‡

https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

Pernah denger soal gap? jadi gap adalah suatu kondisi harga dimana harga opening tiba-tiba loncat diatas atau turun dibawah closing harga hari sebelumnya. Nah, pertanyaannya, mana yang bakal ketutup? ada 4 jenis gap yang wajib kalian tau :

1. Normal gap

Biasanya terjadi ketika trendnya masih range sideways. volumenya juga ga signifikan. tidak ada yang mendominasi dsni, baik buyer / seller. dan most likely akan tertutup.

2. Breakaway gap

Gap ini lanjutan dari normal gap. terjadi ketika breakout dari base atau range sidewaysnya. volume transaksinya biasanya besar karena berbentuk break dan cenderung lama / sulit untuk ditutup.

3. Runaway gap

Nah kalau gap yang ini lanjutan dari breakaway. biasanya pada tahap awal breakaway gap ada runaway gap. jadi dia ngelanjutin si gap sebelumnya di trend yang kuat (uptrend / downtrend). biasanya cenderung lama ditutup apalagi kalau trendnya bener-bener kuat.

4. Exhaustion gap

Kalau yang ini, tahap akhir dari gap. gap ini merupakan nafas akhir dari gap. ini terjadi ketika trendnya uda cape naik atau cape turun. volumenya dan volatilitasnya juga biasanya tinggi banget disini. coba deh combine sama elliot wave, harusnya bisa keliatan bahwa ini gap terakhir. most likely akan ketutup, karena biasanya terjadi reversal disini.

Sisa 3 seat buat kamu yang mau belajar day trading lebih deep, detil dan pengen jadi seorang day trader yang mandiri. Bisa kepoin link dibawah ya untuk pendaftaran. Inget, trading itu bergantung ke diri sendiri, bukan ke orang lain

https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/

kalau mau bayar via tokped juga bisa ya πŸ‘‡πŸ‘‡
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb

Investasi di obligasi adalah investasi yang cocok bagi yang baru mengenal dunia investasi. Obligasi memberikan kalian stabilitas dan pendapatan tetap, yang menjadikannya pilihan ideal bagi pemula yang belum siap menghadapi volatilitas pasar saham.

Mengapa Obligasi Cocok untuk Pemula?

Obligasi dianggap investasi yang lebih aman karena menawarkan pembayaran bunga yang stabil dan pengembalian pokok pada saat jatuh tempo. Bagi pemula, ini memberikan ketenangan, terutama ketika masih belajar tentang dinamika pasar keuangan. Selain itu, obligasi membantu dalam diversifikasi portofolio, yang dapat mengurangi risiko keseluruhan.

Strategi Investasi Obligasi:

1. Laddering Obligasi:

"Laddering" adalah strategi di mana Anda membeli obligasi dengan jatuh tempo yang berbeda. Misalnya, Anda dapat membeli obligasi yang jatuh tempo dalam 1, 3, dan 5 tahun. Strategi ini memberikan aliran pendapatan yang stabil dari obligasi yang jatuh tempo pada interval waktu yang berbeda. Ketika obligasi yang lebih pendek jatuh tempo, Anda dapat menginvestasikan kembali modal dalam obligasi baru yang mungkin menawarkan kupon lebih tinggi.

2. Diversifikasi dengan Berbagai Jenis Obligasi:

Sebagai pemula, diversifikasi adalah kunci. Investasikan dalam berbagai jenis obligasi, seperti obligasi pemerintah, korporasi. Obligasi pemerintah cenderung lebih aman, sementara obligasi korporasi bisa menawarkan hasil yang lebih tinggi dengan risiko lebih besar. Diversifikasi ini membantu mengurangi risiko keseluruhan portofolio Anda.

3. Pilih Obligasi dengan Peringkat Kredit Tinggi:

Memilih obligasi dengan peringkat kredit tinggi adalah cara yang baik untuk mengurangi risiko. Peringkat kredit menunjukkan kemampuan penerbit obligasi untuk memenuhi kewajiban keuangannya. Obligasi pemerintah atau perusahaan dengan reputasi baik biasanya memiliki peringkat kredit tinggi, yang berarti risiko gagal bayar lebih rendah. Sebagai pemula, hindari obligasi berperingkat rendah, atau "junk bonds," yang meskipun menawarkan hasil tinggi, memiliki risiko yang lebih besar.

 

Situs ini bukan bagian dari Facebook atau Facebook Inc. Selain itu, situs ini tidak berkaitan sama sekali dengan situs Facebook dalam hal apapun. FACEBOOK adalah merek dagang dari FACEBOOK, Inc.

This site is not a part of the Facebook website or Facebook Inc. Additionally, this site is not endorsed by Facebook in any way. FACEBOOK is a trademark of FACEBOOK, Inc.
CuanBarengKoko.com - Copyright Β© 2021, All Rights Reserved.
crossmenu