Kenapa entry besar rugi, tapi entry kecil malah cuan? pernah ngalamin kondisi seperti itu? Di artikel ini gw akan bahas penyebabnya
Kenapa entry modal gede malah sering rugi?
- Overconfidence dan overtrading > Punya modal besar membuat banyak trader jadi terlalu percaya diri. Akhrinya, malah jadi terlalu overtrading tanpa analisis yang matang
- Terlalu toleran dengan kerugian > Karena ngerasa punya modal yang masih banyak, akhirnya kalian terlalu sering membiarkan floating loss terlalu lama, ujung-ujungnya sekali cutloss malah bisa gede banget
Kenapa entry modal kecil malah sering cuan?
- Lebih selektif dalam entry > sadar ga sadar ternyata kalian akan lebih disiplin dan enggak asal masuk posisi dalam sebuah saham
- Risk management lebih ketat > karena modal kalian kecil, kalian akan lebih disiplin dan cenderung sayang akan modal kalian, jadi kalian akan berusaha menjaga modal kalain semaksimal mungkin
Solusi biar ga kejadian lagi gimana?
- Gunakan risk per trade yang terukur (1-2%) > jangan terlalu over risk, biar modal kalian tetap aman selalu manage sizing entry kalian berdasarkan risiko
- Hanya trading di strategi yang teruji > jangan asal beli saham, pastiin strategi yang kalian gunakan itu adalah strategi yang paling sering memberkan profit ke kalian
- Jangan gampang emosion > jangan pernah gegabah kalau kalian memang punya modal yang besar. Treat modal kalian seolah-olah itu adalah modal yang kecil yang kalian jaga semaksimal mungkin
Nah, kalau kalian mau belajar day trading dengan sangat detil. Kalian wajib banget ikutan webinar day trading masterclass sih. Kelas day trading ini super complete, bakal ngajarin kalian berbagai metode yang dilengkapi screener buat cuan tentunya sudah di backtest screener tadi !! Buruan join sekarang !!
1. Dapet screener
2. Dapet metode
3. Dapet komunitas aktif
Gas


https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/
kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb
Sesekali ngmongin yang invest kali ya? bosen juga ngmongin trading terus. buat kalian yang nanya, saham kayak apa si yang bagus buat diinvest kalian bisa coba baca artikel ini deh.
1. Lagi Murah
Saham apapun itu, mau bca, bri, bni, atau saham lain. menurut gw kriteria ini kriteria wajib yang harus ada. gw hanya akan beli saham yang memang lagi murah secara valuasinya. gunanya apa murah? gunanya untuk mengurangi risiko yang ada. beli bca di 10.000 dengan beli bca di 9.000 tentu risikony akan lebih rendah di 9.000.
2. Growth
Perusahaan yang masih growth akan membuat valuasi atau harga saham yang kita beli jadi murah. bayangin, asumsi growth laba bersih 20% / tahun. maka dalam 3 tahun laba bersihnya uda x2. artinya kalau kita beli di per 10, 3 tahun lagi jadi 5 itu PER. jadi penting banget buat nyari perusahaan yang masih growing.
3. Dividen
Menurut gw ini kriteria yang penting juga, kalau dia bisa bagi dividen rutin ya bagus. kalau bisa dicombine dengan point pertama dan timing beli kita pas, dividenny uda bsa bikin gacor sih. selain itu dividen ini juga jadi buffer kita ketika nunggu saham yang kita beli naik. jadi setidakny ga rugi2 amat kalau sethaun ga kemana2 sahamnya.
Anyway, selain ngerti invest, gw juga ngerti trading. dan spesialisasi gw di day trading, buat kalan yang mau belajar lebih detil tentang day trading, lengkap dengan screening dan cara nyari saham yang bagus untuk day trading gimana serta metode yang bakal dikupas tuntas tentunya, kalian bisa kepoin kelas day trading gw dibawah

https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/
kalau mau bayar via tokped juga bisa ya
https://tokopedia.link/BIkRoiMiVHb
Kita lanjut ke part 2 yuk, kita bahas 2 tipe strategi sisanya nih. Day Trading dan scalping. Mana yang bagus dan cocok buat kalian?? yuk kita bahas
Day Trading (Mau Trading setiap hari tapi gagitu sibuk)
merupakan strategi trading dimana kita memanfaatkan momentum pergerkaan harian sebuah saham. Inti utama strategi ini adalah kita mau make sure apakah saham yang kita beli sudah berhenti turun, atau akan melanjutkan kenaikannya.
Kelebihan
- Faster Moving Capital >> Modal kalian ga nyangkut lama di satu saham. Gak sampe seminggu, kalian udah tau result trading di saham itu seperti apa. Apakah untung? atau rugi? Dengan day trading, kalian gaperlu lagi mengalami yang namanya rugi waktu.
- Keuntungan bisa lebih besar daripada swing / trend following dalam sebulan >> strategi trend folowing memang sih menghasilkan reward / trade yang besar. tapi biasanya susah diwujudkan dalam rentang waktu 1 bulan. Jadi ,, bisa aja baru ketahuan performancenya di bulan ke-2 atau bulan ke -3. Beda dengan day trade, dalam sebulan kalian udah bisa tau resultnya apakah untung atau rugi sih?
- Lebih mudah dicari >> saham - saham yang naiknya kecil-kecil itu cenderung lebih mudah dicari dibanding nyari saham yang naik puluhan atau bahkan ratusan persen. Jadi, kalian gaperlu pusing lagi nyari saham mana yang bagus karena memang nature dasarnya adalah mudah dicari
Kelemahan
- Butuh keterikatan waktu >> karena memang kita akan trading setiap hari, maka kita butuh komitmen waktu untuk memantau saham yang kita beli. Kalau gabisa pantau gimana? cenderung jelek sih resultnya
- Risikonya lebih tinggi >> karena tradingnya setiap hari, tentu dari sisi psikologisnya akan lebih berat. Kalian bisa aja loh kena stres setiap hari kalau ga untung-untung. Nah, makanya?? kalian siap ga dengan risiko itu ? sebelum terjun pikirin ini dulu
Scalping (Si Cuan Tertinggi)
merupakan strategi dimana trading dilakukan dalam kurun waktu singkat. Bisa menitan bahkan hingga detik. Gila ga sih? nah karena karakteristik ini nih menjadikan scalper memberikan keuntungan yang terbesar kalau memang udah pro banget
Kelebihan
- Compounding >> scalper itu memungkinkan modal kamu compounding dengan sangat cepat. modal 1 juta aja, 1 hari naik 5-10% itu mungkin banget dengan strategi scalping
- Tidak ada risiko menginap >> saham-saham yang kalian beli cenderung tidak terpengaruh risiko global. Kalau marketnya lagi jelek di pagi hari yasudah tidak perlu memaksakan diri trading. Tapi kalau lagi bagus, gas terussss
Kelemahan
- High risk >> Dari skala 1-10 bisa koko bilang strategi ini risikonya ada di 8-10. Tapi seiring berjalannya waktu dan pengalaman, bisa turun ke 6-7.
- Tidak untuk semua orang >> Strategi ini sangat-sangat terspesialisasi. Tidak semua orang bisa menggunakan strategi ini dan sanggup dengan drawdown yang besar
Kesimpulan
Dari 2 part tadi bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa tidak ada 1 strategi yang terbaik. Setiap strategi punya kelebihan dan kelemahannya masing-masing serta keunikannya sendiri. Nah, tugas kita adalah memeriksa ke diri sendiri, kita lebih cocok ke strategi yang mana. Setelah ketemu, tugas kita selanjutnya adalah coba berfokus dan mendalami strategi tersebut secara mendalam. Sampai sudah bisa cuan konsisten baru deh kita pindah belajar strategi lain
Nah, kalau kalian butuh guidance ilmu day trading, koko punya ilmu patennya nih.
- Dapet Screener
- Dapet Metode
- Bisa jadi seorang trader mandiri
- Bisa cuan konsisten
Kalau kalian mau join kelasnya make sure kalian sudah klik link dibawah
https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/
Mimin sering banget ketemu sama trader pemula yang seirng ngelakuin kesalahan-kesalahan ini. Sebenernya gapapa salah, cuma kesalahan itu diulang-ulang terus dan terus terjadi ke trader pemula. Jadi, agak geram juga kalau ga dibahas..
1. Overtrading
Pemula sering merasa harus selalu beli saham untuk memanfaatkan setiap peluang. Padahal, overtrading justru meningkatkan risiko kehilangan modal. Solusi: Buat rencana trading harian atau target harian.
2. Kurangnya Manajemen Risiko
Tidak menetapkan stop loss atau mengabaikan ukuran lot sering kali menjadi penyebab kerugian besar. Solusi: Selalu tentukan risiko maksimal per transaksi, biasanya tidak lebih dari 1-2% dari total modal.
3. Mengabaikan Trading Plan
Banyak pemula langsung melakukan trading tanpa perencanaan yang jelas. Akibatnya, keputusan sering dibuat berdasarkan emosi, bukan logika. Solusi: Susun trading plan yang mencakup entry, exit, dan manajemen risiko, lalu ikuti dengan konsisten.
4. Tidak Belajar dari Kesalahan
Pemula sering tidak mencatat dan evaluasi segala trading yang mereka lakukan, akhirnya, mereka sulit memahami apa yang salah. Solusi: Buat jurnal trading untuk mencatat semua transaksi, termasuk alasan masuk dan keluar pasar, serta hasil akhirnya.
5. Mengandalkan Keberuntungan
Trading itu bukan judi. Mengandalkan insting atau keberuntungan tanpa analisis adalah kesalahan besar. Solusi: Pelajari metode trading yang tepat supaya trading kamu makin cuan lagi tentunya. Metode trading ini akan menjadi guidance utama kamu dalam trading. Trust it dan trust the process.
Kesimpulan
Kesuksesan dalam trading membutuhkan disiplin, perencanaan, dan pembelajaran yang berkelanjutan. Hindari kesalahan-kesalahan di atas, dan kalian akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih profit secara konsisten. Trading dengan bijak, dan jadikan setiap kesalahan sebagai pelajaran!
Kalau kalian mau belajar metode day trading yang paten coba deh ikutan "WEBINAR DAY TRADING" masterclass. Webinar ini bakal ngajarin kalian full tentang day trading dan tentunya dilengkapi juga dengan screener yang bisa bantuin kalian jadi day trader yang jago. Buruan join dan klik link dibawah
https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/
Pernah gak sih day trading kalian rugi terus? mungkin saham-saham yang kalian tradingkan itu masuk dalam kriteria-kriteria seperti dibawah ini nih. Seharusnya kalian ga trading di saham ini, tapi kalian malah trading !! Akhirnya malah rugi !!
- Saham yang candlesticknya Tidak jelas. Definisi tidak jelas disini adalah (terlalu sering open = high, dan terlalu sering open = low). Sehingga candle yang muncul most likely hanya badan saja. Saham seperti ini muncul karena memang sahamnya tidak likuid. Saham yang tidak likuid akan mempersulit entry sizing kalian. Kalian mungkin bisa entry, tapi belum tentu bisa exit karena posisi kalian terlalu besar. Contohnya kalian bisa cek kode saham "OILS".
- Saham dengan trend yang tidak jelas. Saham yang trendless (tidak uptrend atau downtrend) cenderung lebih sulit untuk dianalisa. Pada saham uptrend tugas kalian adalah memeriksa keberlanjutan kenaikan saham tersebut, sedangkan pada saham downtrend tugas kalian adalah menganalisa pembalikan arah saham tersebut. Sedangkan untuk saham trendless, kalian sulit untuk mengidentifikasi hal itu. Sehingga, kalian akan cenderung lebih sulit untuk mencari cuan disini.
- Saham yang tidak memiliki inflow. Saham yang tidak memiliki inflow juga sulit untuk ditradingkan. Kenapa? karena dengan tidak adanya inflow tersebut, saham tersebut akan sulit untuk melanjutkan kenaikannya. Inflow ini kalian bisa lihat dari candlestick dan volume atau kalian bisa liat juga broker summary nya. Tugas kita adalah mencari inflow yang ada di saham tersebut dan inflow tersebut menetap. Supaya ketika saham tadi berhasil breakout atau masih berada di area support, saham tersebut mantul dan memberikan respon
Nah, kalau kamu mau belajar dengan lebih cepat mencari saham yang bagus untuk day trading , kamu wajib banget join "WEBINAR DAY TRADING" yang satu ini. Dijamin, bantuin proses belajar kamu dengan lebih cepat dan dijamin juga memberikan materi yang super daging, bisa klik linknya dibawah !!
https://cuanbarengkoko.com/webinar-day-trading/